Saran buat melani subono
August 30, 2008 at 10:00 am 1 comment
Jumat, 22 Agustus 2008 20:52 WIB, metro tv nayangin kick andy judulnya Suara Hati Kami.banyak musisi yg datang dan bergabung. andy f noya sedang ngebahas gerakan yang sedang digagas oleh melanie subono yang dinamai “Suara Hati Kami.”
Gerakan ini memang sangat mulia. Para musisi ini dalam waktu dekat akan menggelar konser bersama. Hasil dari pagelaran itu dananya akan disumbangkan kepada para musisi senior yang saat ini sedang mengalami kesusahan atau sedang sakit.
Mungkin sudah bukan rahasia lagi. Banyak dijumpai musisi terutama yang senior dan sudah tidak aktif lagi membutuhkan uluran tangan. Sebut saja Jeffri Bule. Pencipta lagu “Gantengnya Pacarku” yang dulu lagunya populer dinyanyikan Lilies Carlina misalnya, sudah beberapa tahun terakhir ini kondisi kesehatannya sangat memprihatinkan. Akibat stroke yang dideritanya Jeffri sudah tidak bisa aktif lagi karena sebagian tubuhnya mengalami kelumpuhan. Sementara Yudi NH yang juga pencipta lagu mengalami hal yang sama. Yudi yang dulu dikenal dengan ciptaan lagunya “Cinta di Kota Tua” yang dipopulerkan Nicky Astria selain mengidap komplikasi berbagai penyakit seperti ginjal dan diabetes juga salah satu matanya terancam kebutaan.
Selain dua musisi di atas, masih banyak lagi musisi-musisi lain yang mengalami kondisi serupa yang tentu saja membutuhkan bantuan dan uluran dana misalnya Rudy Gagola (Godbless), Pance Pondaag dan lain-lain.
(dikutip dari http://www.kickandy.com/?ar_id=MTEyOA==)
namun klo boleh sy bersuara hati sy ingin sedikit memberi saran..,pertama yg harus di cari penyebabnya mengapa para musisi menjadi susah setelah tidak terkenal atau setelah tua..
1. Gaya Hidup yang berlebihan.
gaya hidup para musisi ketika mereka terkenal dan berlimpah uang berpengaruh dimasa tua mereka, beberapa musisi kita bukan rahasia lagi mereka adalah penguna narkoba, berapa banyak uang yang mereka untuk membeli narkoba. thomas ramadhan(bassist gigi),bongki(ex slank) ketika meraka jatuh kedalam narkoba menjual koleksi bass mereka demi membeli narkoba dan banyak musisi diluar sana yng menghaburkan uang mereka demi narkoba..semakin lama semakin kecanduan dan tak bisa berhenti habislah uang dan kreativitas mereka.
belum lagi gaya hidup mewah yang mau tidak mau mereka harus lakukan seorang teman musisi saya yang sudah mengeluarkan beberapa album dan sekarang sedang naik daun. pernah saya tanya mengapa ia membeli sandal jepit 300rb,ia menjawab tuntutan profesi..mengharuskan mereka memakai barang bermerk..
2. tidak mengerti cara mengatur duit..
saya setuju dengan pendapat bang akhmad aljabar dan om ian antono..bahwa kesalahan artis tua dulu mereka tidak mengerti royalti dan sistem kontrak tapi klo musisi sekarang sya yakin manager mereka minimal mengerti arti kontrak dan duit..
masalahnya apakah para musisi sepandai inul dara tista dalam mengatur keuangan mereka?musisi yg seangkatan ikang fawzi bisa dihitung yang sukses secara financial seperti sekarang ini..
memang musisi adalah seorang seniman yang mungkin hanya disibukan dengan urusan seni tapi mereka adalah seorang manusia yang harus belajar aspek ekonomi juga..karena saya yakin walaupun pembajakan tinggi di negeri ini tapi para musisi masih bisa mendulang uang dari royalti,konser, serta nada sambung pribadi di handphone,,ataupun produk sponsor..
saran sy buat melani..bikinlah acara seminar cara ngatur duit undang aidil akbar, safir senduk atau tung desem waringin untuk kawan kawan musisi..sehingga uang yang nanti terkumpul di acara konser suara hati kami bisa untuk membuat yayasan menampung anak anak jalanan yg tidur dikolong jembatan..yg dananya didapat dari zakat para musisi..
bagaimanapun juga salut buat kamu mel..karena kamu sya bisa liat richard mutter(eks pas band) manggung lagi..
Entry filed under: omong kosong. Tags: .
1.
alike | August 31, 2008 at 12:26 pm
uwih…keren abis dah komentarnya